Warga Medan Jadi Budak Sex di Malaysia, Ortu Minta Perhatian Pemerintah

Warga Medan Jadi Budak Sex di Malaysia, Ortu Minta Perhatian Pemerintah

ZnNews – Anak pertama dari pasangan Sugiantopan (40) dan Novi Ismaini Hasibuan sangat sedih mendengar anaknya di Malaysia di siksa dan dijadikan budak seks. Terendus peristiwa memilukan ini lewat pengakuan Ain sudah berada di Malaysia kepada kedua orang tuanya lewat telephone seluser mengaku kalau dirinya disekap dan kerap mendapat perlakukan yang tidak senonoh dengan dijadikan budak seks para pria hidung belang.

Hal ini diakui Ayah Ain kepada wartawan Selasa 04/07/2016 pukul 11:00 WIB didepan Polresta Medan saat hendak melakukan pengaduan, warga Sidorukun Gang Sawo No 8 kel Brayan Darat II, Sugianto mengatakan anaknya menjadi korban perdagangan manusia karena diiming-iming bergaji besar oleh calonya maka terbujuk.

Saya ini kan orang susah bang, hanya supir angkot ( Angkutan Umum ). Anehnya dari seberang telefon Ain (Korban) menuturkan kalau dirinya bisa dikeluarkan harus membayar 20 juta kalau mau keluar”, jelas Ain Sri ratu Alifah (19) kepada ayahnya melalui telephone seluler seminggu yang lalu.

Masih kata ayah Ain, nomor telephone saat bicara kepada anaknya seminggu yang lewat itu kini tidak aktif lagi. Makanya gelisah dan khawatir takut terjadi sesuatu kepada sianak akhirnya, Sugiantopan pun mendatangi Mako Polresta Medan untuk membuat pengaduan, karena kasusnya termasuk human trafficking petugas SPKT Polresta Medan menyarankan agar membuat Pengaduan ke Poldasu. Dijelaskan, anak pertamanya itu sudah janda anak satu sumaninya sudah meninggal, tertipu sejak berawal dari bujuk raui seorang calo yang menjanjikan bekerja ke Malaysia sebagai buruh dengan gaji Rp 7 juta/bulan. Atas bujuk rayu sang calo Coil Hsb dan Rena, akhirnya anakku pun berangkat dari rumah tanpa ada rasa curiga keluarga.

 

Recent search terms:

  • budak malaysia minta seks

Leave a Comment