Terluka Parah, Kelima Narapinana Mencoba Kabur Melompati Tembok

Znnews – Telah kabur 5 narapidana dari rumah tahanan (Rutan), kota Batam pada Minggu (23/10/2016) yang mencoba kabur dengan melompati tembok dengan pagar rutan itu.

Menurut Arif, sang petugas penjaga pintu utama Rutan Batam. Para pelaku yang mencoba kabur ini terlebih dahulu menaiki atap gereja yang berapa didalam rutan. Selanjutnya mereka melompat ke tembok bagian dalam.

Sang penjaga Arif juga sudah menambahkan bahwa sebelum mereka melompati tembok ternyata ada lagi satu tembok lagi di bagian luar rutan, sehingga akhirnya mereka masih tertahan pada tembok yang terakhir.

Terluka Parah, Kelima Narapinana Mencoba Kabur Melompati Tembok

Menurut keterangan dari Komandan Satuan Brimob Polda Kepulauan Riau, Kombes Torry Cristian, kelima napi tersebut bernama :

1. Nama : Al Mufti Bin Sofyan
Ttl : Lubuk Sikaping, 28 Oktober 1972
Umur : 43 tahun
Agama : Islam
Alamat : Kav. Lama Blok. C No.35 Kec. Sagulung
Kasus : Narkoba

2. Nama : Amizal Bin A Gani
Ttl : Aceh Barat, 02 februari 1975
Umur : 41 tahun
Agama : Islam
Alamat : Ruli Tg. Uma
Kasus : Narkoba

3. Nama : Supyanto Bin Kasim
Ttl : Lain-Lain, 08 desember 1980
Umur : 35 tahun
Agama : Islam
Alamat : Kampung Baru RT/RW 03/05 Kelurahan. Tanjung Sari Kecamatan. Belakang Padang
Kasus : Narkoba

4. Nama : Rudi Heryanto Bin Hasan Basri alias Ucok
Ttl : Padang, 11 juni 1982
Umur : 34 tahun
Agama : Islam
Alamat : Bukit Indah Lestari Blok. C1 No. 15
Kasus : Narkoba

5. Nama : Ibrahim Bin Iskandar
Ttl : Pidie, 20 mei 1987
Umur : 29 tahun
Agama : Islam
Alamat : Desa Baro Kunyet Kecamatan. Padang Tiji Kab. Pidie, Aceh
Kasus : Narkoba

Torry menjelaskan, salah satu dari pelaku yang mencoba untuk melarikan diri terlihat sekitar pukul 17.00 WIB mencoba untuk naik ke tembok. Sebelum berhasil menaiki tembok tersebut, petugas lapas yang melihat  dan langsung memberikan peringatan kepada semua anggota kepolisian yang sedang berjaga. Sehingga dalam waktu yang singkat, kelima napi itu kembali di amankan kembali.

“Beberapa anggota Brimob yang sedang berjaga langsung melakukan sebuah tembakan peringatan ke udara, mendadak langsung kelima napi tersebut gugup untuk melompat ke tembok rutan. Hingga akhirnya mereka terjatuh dan terluka bahkan sampai ada yang patah kaki.

Sampai saat ini, kelima napi yang mencoba untuk melarikan tersebut sedang berada di RSU Embung Fatimah Batam, karena mengalami luka – luka dan patah tulang yang cukup serius

Leave a Comment