Kapuspen TNI: Pria yang Diduga Santoso Tewas Ditembak Prajurit Raider Kostrad

Kapuspen TNI: Pria yang Diduga Santoso Tewas Ditembak Prajurit Raider Kostrad

ZnNews – Dugaan pria yang tewas tertembak tim Satgas Tinombala adalah Santoso semakin menguat. Kaspuspen TNI, Mayjen Tatang Sulaiman menyebut bahwa pria diduga Santoso tewas setelah ditembak oleh prajurit Raider Kostrad yang juga tergabung di Satgas Tinombala.

Jadi ada kontak senjata di koordinat UTM 2027-6511. Kontak tembak dari satuan tugas batalio Raider 515 kostrad. Yang jelas tim satgas penugasan pengejaran Santoso,” kata Mayjen Tatang saat dikonfitmasi detik.com, Senin 18/07/2016.

Tatang membenarkan, baku tembak terjadi sekitar pukul 17:00 WITA. Ada lima orang yang telibat baku tembak dengan tim Satgas Tinombala, dua orang di antaranya tewas. Salah satunya diduga Santoso.

“Dua orang meninggal salah satu cirinya berjenggot dan mempunyai tahi lalat yang cirinya dicurigai mirip Santoso,” jelas Tatang.

Saat ini, tim masih melakukan evakuasi, karena lokasi penembakan yang jauh, sekitar 60 Km dari Poso, tepatnya berada di Tambarana, Poso Pesisir Utara, Sulteng. Tim akan langsung membawa dua jenazah itu ke RS Bhayangkara di Poso untuk diindentifikasi.

Saat ini terakhir infomasi yang saya dapat, masih dilakukan evakuasi dari TKP, dengan satu pucuk M16. Informasi selanjutnya kita tunggu penjelasan dari pihak polisi,” tutur Tatang.

Satgas Tinombala merupakan tim khusus yang dibentuk untuk melakukan pengejaran terhadap kelompok Santoso di hutan Poso. Tim ini merupakan gabungan dari prajurit TNI dan Polisi yang tergabung dalam Satgas yang tergabung dalam Satgas Tinombala cukup efektif menyulitkan pergerakan kelompok Santoso. Sudah banyak anggota kelompok Santoso yang berhasil ditangkap oleh tim Satgas Tinombala.

 

 

Leave a Comment